Tuesday, November 29, 2011

Hanoi: Hoa Lu, Ibu Kota Vietnam Pertama.

Dalam one tour yang saya ikuti ini tempat pertama yang kita kunjungi adalah Hoa Lu, ibu kota Vietnam sebelum pindah ke Hanoi. Tour guide sudah memberitahu bahwa kalau ada orang menjajakan apa saja langsung saja bilang No, karena kalau kita kelihatan tertarik sedikit saja oleh mereka langsung diikuti kemanapun kita pergi. Saya pikir ini tidak jauh dengan di Indonesia.

Bangunan kerajaan ini seperti Taman Sari di Jogja kalau boleh saya bilang. Disampaikan oleh tourguide bahwa Raja yang memimpin disini sebetulnya tadinya orang biasa, bukan keturunan raja. Tapi orangnya cerdas dan baik, sehingga dicintai masyarakat Vietnam. Di Vietnam saat itu banyak raja yang memimpin. Dan sang raja yang satu ini berhasil mengajak raja-raja lain untuk bersatu membentuk Vietnam.

Yang menarik dari bangunan kerajaannya adalah singgasana raja tidak hanya di dalam bagunan kerajaan tetapi juga di luar bangunan (open space). Analisa saya hal itu menunjukkan bahwa sang raja tidak duduk manis didalam kerajaan saja tetapi juga ikut duduk berpanas-panasa atau bedingin-dingin dengan masyarakat yang dipimpimpinnya.

Yang menarik lagi adalah bangunan tersebut tidak ada pintunya, semua jendela tetapi besar seperti pintu (atau bisa saja itu pintu dengan model jendela). Kalau kita mau masuk kita harus melangkahi jendela tersebut sambil sedikit menunduk. Saya tanyakan kepada guide mengapa begitu katanya karena sebagai penghormatan kepada raja. Siapa saja yang masuk mau tidak mau harus menunduk.

Alam disekitar kerajaan tersebut dipenuhi dengan bukit batu. Kalau musin hujan menjadi daerah banjir. Oleh karena keadaan alam seperti itulah sang raja memutuskan berpindah ibu kotanya ke Hanoi.

No comments: